Pembatasan Sosial Berskala Besar Transisi Kota Bogor

Pembatasan Sosial Berskala Besar Transisi Kota Bogor

pembatasan-sosial-berskala-besar-transisi-kota-bogor.jpeg

Berikut beberapa penjelasan tambahan terkait PSBB transisi.

1. Alhamdulillah kurva penyebaran Covid-19 di Kota Bogor terus melandai dari PSBB 1 sampai 3. Tiga hari terakhir tidak ada kasus positif. Angka Reproduksi (RO) sudah dibawah 1 (0,74). Berdasarkan analisa dan masukan dari pakar Epidemiologi, Kota Bogor sudah bisa mempersiapkan fase tatanan baru.
2. Namun Kota Bogor masih harus antisipasi arus mudik yang masuk ke Kota Bogor. Karena itu pengawasan perbatasan dan di wilayah terus diperketat.
3. Saat ini Pemkot tengah menyusun Perwali baru yang akan menjadi panduan protokol kesehatan baru. Apabila kurva terus melandai, Insya Allah protokol kesehatan baru ini akan berlaku setelah 4 Juni 2020. Mengatur protokol kesehatan di semua bidang. 
4. Menuju tanggal 4 Juni, pasar dan toko non pangan serta rumah makan diizinkan untuk buka dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, social distancing dan pembatasan kapasitas pengunjung.
5. Dalam penanganan Corona jangka panjang, Masjid dan tempat ibadah diharapkan berperan aktif dalam memberikan edukasi dan bantuan bagi warga. Memperkuat apa yang sudah dilakukan aparatur wilayah. Sosialisasi bisa dilakukan di lingkungan masjid baik secara tatap muka terbatas dengan tetap menjaga jarak atau dengan menggunakan pengeras suara. 
6. Walikota memerintahkan 68 Kelurahan di Kota Bogor untuk mengaktifkan dapur umum untuk membantu warga yang tidak mampu dan terdampak karena Covid19. Masjid diharapkan bisa ikut berperan untuk menyalurkan bantuan logistik bagi warga dhuafa.
7. Apabila kurva Covid 19 terus melandai, maka setelah tanggal 4 Juni, masjid dan tempat ibadah dapat memulai aktivitas ibadah berjamaah dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan yang akan diatur secara detail melalui perwali. Namun karena beberapa hari ini Kota Bogor masih harus mengantisipasi arus mudik balik masuk ke Kota Bogor, dihimbau agar Masjid yang lokasi nya berada di perlintasan dan mudah diakses publik agar tidak melaksanakan aktivitas ibadah bersama. 
8. Pemerintah meminta kepada seluruh warga untuk tetap disiplin. Menggunakan masker ketika bepergian, membiasakan cuci tangan dan selalu menjaga jarak. 

Insya Allah kita sama- sama ikhtiar dan terus waspada agar tidak terjadi gelombang kedua Covid-19, dan kurva terus melandai.
Salam sehat dan semangat.

Editor : Humas Dinas Kesehatan

Share On : Twitter Facebook Google+